Saturday, February 11, 2017

new me

Time flies so fast. Rasanya klasik banget kalo gue bilang waktu cepat berlalu. Cepat atau enggaknya, tergantung gimana kita melaluinya juga sih. Kalau kita menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan, serta enjoy dalam menjalaninya, tentu tidak terasa lamanya.

Di tahun 2016, gue banyak belajar (lagi lagi pernyataan yang klasik), ada beberapa penyesalan, dan tentu juga banyak bersyukur.

Dari poin yang pertama, belajar. Apa aja yang gue pelajari dari tahun 2016? Gue belajar, kalau memang pada dasarnya manusia itu memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda-beda. Kita ngga bisa menuntut untuk merubah pola pikir mereka supaya sama dengan kita. Memang udah hakikatnya begitu. kesimpulan yang gue ambil adalah, kita harus bisa menyesuaikan pola pikir kita dengan mereka, tanpa harus merubah mindset kita itu sendiri. Tetap jadi diri sendiri.

Gue belajar, untuk ngga terlalu menggantungkan diri gue ke orang lain. teman dekat sekali pun. gue harus bisa stand up for my own self, karena emang dari pengalaman2 gue yg lalu, teman dekat sekali pun bisa aja tiba2 ninggalin kita toh? Gue juga belajar, untuk lebih menghargai diri gue sendiri. I am more than what other people think. Menghargai bahwa gue juga punya potensi sama, bahkan lebih, dengan orang lain. Gue bisa ngelakuin apa yang gue mau, jadi apa yang gue mau, tanpa harus takut gagal. Gagal sendiri itu merupakan proses untuk gue bisa lebih baik lagi bukan?

Poin kedua, penyesalan. Apa yang gue sesalkan? Yaitu gue yang terlalu over judging. Kadang kadang gue terlalu kritis dalam menilai orang, sampe lupa kalo tiap orang pasti punya kekurangan, termasuk gue. Tiap orang punga cara tersendiri dalam bersosialisasi. Pun termasuk gue. Hal lain yang gue sesalkan adalah, menutup mata bahwa banyak hal bermanfaat yang bisa gue lakuin. Banyak olimpiade dan lomba-lomba yang terlewat, karena gue cuma sibuk mikirin masalah akademis gue aja, tanpa melatih soft skill gue. Banyak kegiatan organisasi yang ngga gue ikutin, karena gue terlalu takut untuk membuka diri. Untuk bisa berbicara di depan umum, menyatakan pendapat, dan belajar jadi seorang pemimpin. Hal itu ngga bakal gue ulang lagi, karena gue menyesal udah ngelewatin segala kesempatan yabg hadir di depan mata gue.

Poin ketiga, bersyukur. Gue bersyukur, bahwa di tahun 2016, banyak pelajaran berharga yang bisa gue petik. banyak anugerah yang Allah limpahkan ke gue.
semoga 2017 merupakan tahun dimana gue bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, semoga gue bisa accomplish semua cita-cita dan mimpi.
.
.
.
Semoga tahun ini bisa lebih indah.